Archive for May, 2007

Badanmu ingatanmu

Sunday, May 13th, 2007

Ketika mengingat sesuatu peristiwa, seseorang, sesuatu terkadang sayaa membutuhkan suatu media untuk mengingatnya. Misalnya saat saya kehilangan suatu barang, misalnya dompet (hehehe saya banget) karena ga seperti HP yang bisa ditelepon untuk mengetahui keberadaannya maka untuk mengingat kembali keberadaan dompet itu maka biasanya saya melacak kembali dimana dompet itu terakhir teringat masih berada dalam genggaman saya sampai I lost my memory. Setelah itu kita berusaha berada diposisi yang sama dan biasanya saya akan mengulangi kembali gerakan yang telah dilakukan sebelumnya sampai akhirnya saya menemukan dompet sialan itu (dah ga ada isinya pake ilang lagi).

Apa yang dilakukan itu adalah mengingat dengan menggunakan badan. Selain terdiri atas otak yang memang tugasnya adalah mengingat, badan juga terdiri atas otot-otot serta panca indera yang juga memiliki ingatan (somatic memory) yang dapat membantu orang lain untuk mengingat akan sesuatu. Somatic memory termasuk pada ingatan implisit yang mengingat secara tidak sadar (Unconscious), prosedur yang sifatnya otomatis, pengkondisian, berasal dari indera maupun yang bersifat emosional.

Itu sebabnya Jacky Chan dalam film Who am I tetap jagoan kungfu walau sudah ditahbiskan menjadi salah satu anggota suku di Afrika, karena kemampuan olah badan seperti kungfu, bersepeda, menyetir maupun mengetik 10 jari diingat oleh
otot-otot yang melakukannya secara prosedural. Ingatan somatic ini pula yang membuat kita selalu tahu letak hidung kita walaupun dalam keadaan mata tertutup.
somatic memory ini menjadi jembatan antara ingatan yang emosional dengan suatu kondisi.

Berada pada tempat dimana seseorang menggunakan putau untuk pertama kalinya dapat menjadi pemicu seorang pengguna yang telah bersih untuk menggunakan kembali, hanya karena ia mengingat rasa pada lidah dan aliran darah, bau  putau yang diasosiasikan dengan kenikmatan menggunakannya.

Demikian pula saat mendengar lagu "You come to my senses"-nya Chicago tahun 1991/1992-an dapat membuat teman saya mengingat wanita istimewanya namun tidak dapat mengingat wajah wanita tersebut. (baca abi lupa

Mungkin teman saya itu perlu kembali lagi ke kelasnya ketika SMA sambil menggunakan baju seragam SMA dan duduk di tempat yang sama (hmmm masih cukup ga ya tempat duduknya *wondering*) agar ia dapat mengingat dengan jelas seperti apa wajah wanita cantik itu, dimana letak tahi lalatnya, kulitnya yang putih seperti marmer dan tentunya akan sangat membantu untuk mengingat suaranya yang serak-serak berat (hehehe… gw ngebantu elo untuk nginget ga Bi?)

Tapi yang repot adalah ketika kita dalam kondisi yang sangat tidak ingin diingat dan sifatnya traumatis, somatic memory ini ga mau kompromi, karena dalam kondisi seperti ini somatic memory adalah satu-satunya memori yang aktif dan merekam semuanya saat kondisi kesadaran kita ditekan untuk tidak mengingatnya secara sadar.

Ingatan somatic ini adalah jembatan dari tubuh dan jiwa yang terkadang suka tidak sinkron satu sama lainnya saat menghadapi masalah. Dengan bantuan dari somatic memory ini lah kita bisa menggunakan tubuh kita untuk mencari link yang hilang dari masalah yang selama ini diingat secara subjektif. Tidak seperti cognitive memory yang dapat ditafsirkan ulang sehingga ingatan menjadi subjektif, somatic memory mengingat apa adanya karena tidak memiliki bahasa untuk menafsirkan suatu kejadian yang direkamnya. Ia hanya mengingat posisi atau situasi dan emosi yang menyertainya seperti jantung yang berdebar-debar disertai perasaan hangat saat melihat seseorang yang dirindukan mencuri pandang maupun menatap tajam dengan penuh arti.

Well….
Ternyata orang Jepang ada bener juga,
dibalik badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
eh.. ga nyambung ya…
ya.. udah ntar lagi nyambungnya….. dah malem ngantuk nih…
mudah2an bisa nyambung dengan cara-cara terapi yang memanfaatkan badan untuk mengatasi masalah psikologis.
(btw yang mau baca lebih lanjut silakan dari buku "The Body Remembers" ditulis oleh Babette Roschild, 2000)

Forgiven but not Forgotten

Wednesday, May 9th, 2007

Seringkali kita bilang "ya saya memaafkanmu", tapi semua hal yang dimintai maaf itu masih diingat oleh kita.
Apakah itu dendam?
Mungkin bukan… manusia memiliki kemampuan luar biasa dalam mengingat, terutama jika telah terekam dengan baik di memori jangka panjangnya dan disimpan pada folder yang tepat sehingga mudah untuk dipanggil kembali.
Ketika mengingat hanya sekedar proses kognisi seperti saat menghafalkan tahun-tahun pada pelajaran sejarah di smp ato sma terkadang ingatan tampak tidak mau kompromi dengan keinginan kita untuk menghafalkan semua tahun itu dalam waktu semalam.
Hanya saja ketika hafalan itu dibikinkan jembatan keledainya, seperti nama-nama unsur kimia golongan IX (eh.. betul gak nih?) banyak diantara kita yang dapat mengingatnya dengan mudah karena dikaitkan dengan sesuatu yang lucu, ato bahkan cenderung nakal dan jorok (ingat… Heboh Negara Arab Krana seX(e) Rnjang)
Memory manusia memang aneh karena ia bekerja tidak hanya secara prosedural akan tetapi berkaitan erat dengan emosi. Karena suatu trauma orang bisa melupakan satu bagian dari hidupnya karena mengandung emosi yang negatif. Kenangan indah saat kencan atau sekedar melihat seseorang signifikan walau dari jauh bisa tersimpan dengan baik dalam folder yang sangat mudah dan cepat diakses karena memiliki emosi yang sangat positif. Begitu juga rasa marah, sedih dapat dengan mudah terpanggil kembali walau tidak diinginkan oleh yang merasakan.
Mungkin memang seharusnya tidak dilupakan, hanya saja diturunkan  kadar emosi negatifnya, sehingga sesuatu dapat diingat oleh seseorang dengan lebih objektif
sehingga menjadi suatu pelajaran berharga dimasa yang akan datang.
Kembali lagi pada pelajaran sejarah, bukan tanggal atau tahunnya yang penting, namun apa yang terkandung dan harus dimaknai pada momen itu, sehingga kita belajar banyak untuk tidak menjadi keledai si bodoh yang jatuh terperosok pada lubang yang sama.
Pertanyaan besarnya…. how the hell i dump this feelings?
Kembali lagi pada kiasan yang selalu di pergunakan psikolog…..
"Psikologi itu untuk anda bukan untuk saya"
hehehe…. ;-p
ternyata bukan hanya rocker yang manusia *wink*

Apalah Arti sebuah Nama

Tuesday, May 8th, 2007

Pertama kali nulis untuk blog….
gak pernah tertarik untuk nulis blog kecuali baca-baca blog orang lain dan hasil surveynya adalah…kebanyakan blog adalah curahan hati yang berkaitan dengan pengalaman ato kondisi perasaan yang lagi mellow ato seneng.
Well itu juga kenapa blog ini dimulai ;-p
….dan…
Itu kenapa nama dari blog ini jadi penting
Pertama-tama mau dinamain "Tempat Sampah" karena biasanya hal-hal yang ingin dibuang ditumpahin ke sini…. tapi… kesian amat ya… toh walau ga semua sampah ga berguna tapi tetep aja jelek citranya….  
Trus… mau dikasi nama "Diari" wah… ntar buku diari kesayangan smp sma ngerasa iri lagi…. :) karena sekarang dah ga pernah dikunjungi lagi dan dapet saingan beratz…
Padahal semua yang terjadi, kayak marah ama ortu, dimarahin ortu, sirik ama siblings, cinta monyet, pengkhianatan temen, first love, first kiss, ato apa pun yang pengen dibagi pada seseorang (ato sesuatu) yang paling bisa dipercayain ya dibagi sama Diari-ku. Dan yang  ga bisa dikalahin ama blog adalah… kita bisa nyebutin apa aja tanpa ngerasa bersalah, termasuk caci maki orang ato berkhayal, ato nulis dengan tata bahasa yang aneh yang cuma bisa dipahami oleh kita sendiri.
Sedangkan blog adalah hal yang berbeda, karena kita berbagi dengan orang lain dan  (se)-harus-(nya) punya nilai tambah untuk pembaca, minimal sekedar menyenangkan dibaca, ato untuk diketawain, ato malah jadi bahan untuk dicaci maki :-). Karena ga tau dengan jelas apa yang akan ditulis di blog ini untuk kedepannya, jadi sepertinya Jurnal adalah kata yang tepat untuk namain blog ini.

Pheww… baru nulis gini aja mellownya dah ilang….
hmmmm *wondering* apa ini bukan mellow  tapi gejala PreMenstrual Syndrom?
*blink-blink*